AAJI Dukung Penguatan Talenta Digital untuk Industri Asuransi Jiwa - Beritasatu
AAJI Dukung Penguatan Talenta Digital untuk Industri Asuransi Jiwa
Selasa, 20 Desember 2022 | 11:00 WIB
Oleh: Freddy Wally / FW
Jakarta, Beritasatu – Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mendukung penguatan talenta digital sebagai upaya dalam memperkuat sumber daya manusia (SDM) di industri asuransi jiwa. Dukungan tersebut dilakukan dengan menggelar Human Resource (HR) Summit bertema "Future of Work" yang diselenggarakan di Jakarta baru-baru ini.
Talenta digital menjadi bagian penting saat ini seiring dengan perubahan yang terjadi dalam perkembangan bisnis jasa keuangan yang banyak mengadopsi teknologi digital untuk berbagai aspek, dari operasional, pelayanan, juga pemasaran. Agar transformasi digital berjalan dengan baik, perusahaan asuransi perlu memiliki SDM yang bertalenta digital.
Ketua Bidang Pengembangan dan Pelatihan SDM dan R&D AAJI David Nolan menyebutkan bahwa saat ini teknologi sangat berperan pada setiap aktivitas untuk menunjang pekerjaan. Karena itu, sudah saatnya untuk mengembangkan SDM agar dapat terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman yang dinamis dan berdampingan dengan kemajuan teknologi.
Commercial Director Mercer Indonesia and SEA Growth Market Isdar Andre Marwan, mengungkapkan bahwa beberapa tantangan industri asuransi saat ini antara lain adalah bagaimana meningkatkan kelincahan dan inovasi untuk memenuhi berbagai tuntutan perubahan dunia.
Transformasi digital dan perubahan preferensi konsumen pada akhirnya memaksa perusahaan asuransi untuk dengan cepat mengembangkan keterampilan, kemampuan, model bisnis, dan nilai baru sebagai penyedia layanan.
Kehadiran insurtech dan perusahaan sejenis dalam membentuk pasar baru yang membuat industri asuransi harus terus meningkatkan fokus kepada pelanggan, termasuk menyiapkan teknologi terdepan, penawaran yang lebih fleksibel, dan tarif yang lebih baik. Diimbuhi merapatkan kesenjangan yang terjadi dalam hal keterampilan dan kemampuan digital.
Dalam kesempatan itu, hal menarik disampaikan oleh CEO Nusameta Stephen Ng dalam "The Impact Of Metaverse In Insurance Industry" adalah tentang metaverse yang kemudian menjadi hal baru dan kemungkinan akan berlaku juga dalam aspek bisnis ke depan. Stephen Ng menambahkan bahwa era metaverse, apa dan bagaimana tren yang berkembang, serta tantangan dan peluang pada era metaverse akan terkait dengan SDM ke depan.
"SDM sendiri merupakan aset paling berharga bagi perusahaan, sehingga perlu dikembangkan dengan baik. Human Resource harus mampu mengumpulkan data dan mengolahnya hingga dapat mengembangkan bakat dari seorang karyawannya. Strategi pengembangan karyawan perlu dipikirkan dengan cermat di berbagai tingkatan. Ketika dijalankan dengan baik, strategi tersebut dapat menghasilkan lebih banyak manfaat bagi semua pihak terkait, termasuk karyawan, manajer SDM, dan organisasi yang lebih luas", kata COO HONO HR Randeep Singh tentang SDM melalui pendekatan analitik.
Talenta digital menjadi bagian penting yang masuk dalam Cetak Biru Pengembangan SDM Sektor Jasa Keuangan (SJK) 2021-2025 yang disusun Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ni Nyoman Puspani, Analis Eksekutif Senior OJK Institute, mengatakan bahwa cetak biru tersebut memuat visi untuk mewujudkan SDM SJK yang profesional, berintegritas, dan berdaya saing global, dalam rangka meningkatkan kinerja SJK.
Menurut Ni Nyoman, salah satu misi yang hendak dicapai adalah mengembangkan SDM SJK yang memiliki kompetensi digital. Adapun cara atau strategi untuk mencapai misi tersebut yakni dengan mengidentifikasi kebutuhan talenta digital, mengembangkan kurikulum pendidikan dan pelatihan terkait talenta digital, serta melaksanakan pengembangkan kemampuan digital.
Tema-tema terkait pengembangan SDM dalam HR Summit tersebut dibahas lebih mendalam dalam gelaran Focus Group Discussion (FGD). Materi Culture and Job Fit (Nina Hatumena dan Vanaya Indonesia), Productivity and Rewards (Dany Winardi dan Mercer Indonesia), Development (Meiner Siagian dan Momenta Indonesia), serta Well Being (Lily Siregar dan Hono Company).
Dewan Pengurus dan Ketua HR Forum AAJI Eben Eser Nainggolan mengharapkan kegiatan HR Summit ini dapat menjadi wadah para praktisi human resources dalam upaya peningkatan sumber daya manusia sehingga dapat menjawab kebutuhan industri dalam menciptakan SDM yang mampu berinovasi dengan basis digital.
"Harapannya, para praktisi human resources dapat menciptakan dan menerapkan kebijakan-kebijakannya sehingga menghasilkan SDM yang dinamis, produktif, terampil, menguasai ilmu pengetahuan dan bertalenta global sehingga dapat berkontribusi pada perkembangan industri asuransi jiwa," tuturnya.
HR Summit AAJI 2022 turut didukung oleh para sponsor perusahaan human resource nasional maupun internasional, diantaranya : HONO Indonesia, PT Mercer Indonesia, PT Willis Towers Watson Indonesia, PT Veris, PT Momenta Indonesia, PT TMF Indonesia, TMF, Global Excel Indonesia (PT Prima Sarana Jasa), dan PWC Indonesia. (ADV)
Saksikan live streaming program-program BTV di sini
TAG: