Putin Tawarkan Kewarganegaraan bagi Orang Asing yang Mau Perang untuk Rusia – inews – https://bit.ly/47plDQ6 #Opsiin #Kopiminfo - https://ift.tt/EOan2hy
Putin Tawarkan Kewarganegaraan bagi Orang Asing yang Mau Perang untuk Rusia – inews January 05, 2024 at 12:26AM
- Detail Berita
Putin Tawarkan Kewarganegaraan bagi Orang Asing yang Mau Perang untuk Rusia
Vladimir Putin mengeluarkan dekrit menerima kewarganegaraan bagi orang asing yang berperang untuk Rusia (Foto: Reuters)
MOSKOW, iNews.id – Vladimir Putin mengeluarkan dekrit menerima kewarganegaraan bagi orang asing yang mau berperang untuk Rusia di Ukraina. Bukan hanya bagi orang tersebut tapi keluarganya juga akan mendapat kewarganegaraan Rusia.
Dalam peraturan disebutkan, orang-orang yang telah menandatangani kontrak terlibat dalam operasi militer khusus di Ukraina bisa mengajukan paspor Rusia, termasuk untuk pasangan, anak-anak, hingga orang tua.
Baca Juga
Vladimir Putin Murka, 2 Kota Besar Ukraina Dihujani Rudal dan Drone
Syaratnya mereka harus menunjukkan dokumen yang berisi telah mendaftar untuk berperang minimal setahun.
Aturan ini tampaknya ditujukan kepada para tentara bayaran asing yang sudah berperang di Ukraina serta mereka yang memiliki pengalaman militer dan tertarik untuk mendapatkan kewarganegaraan Rusia.
Baca Juga
Joe Biden Sebut Rusia Bakal Serang NATO jika Ukraina Kalah, Putin: Tak Masuk Akal!
Mereka yang memenuhi syarat, termasuk di antaranya telah menandatangani kontrak dengan militer atau organisasi lain seperti perusahaan militer swasta.
Rusia belum pernah merilis data mengenai jumlah orang asing yang terlibat dalam perang di Ukraina. Namun diketahui warga asing dari berbagai negara telah ikut berperang dengan imbalan menggiurkan.
Baca Juga
Jarang Terjadi Presiden Rusia Putin Minta Maaf ke Warganya, Ada Apa?
Sebelumnya warga Kuba berbonpong-bodong mendaftar militer dengan imbalan bonus setara lebih dari 100 kali gaji bulanan rata-rata di negara mereka. Selain itu tiga warga Afrika yang direkrut oleh perusahaan militer swasta Wagner Group.
Presiden Putin sempat mengeluarkan perintah mobilisasi yakni menerapkan wajib militer untuk berperang di Ukraina. Saat itu pemerintah menargetkan 300.000 tentara tambahan berperang di Ukraina.
Rusia maupun Ukraina belum pernah mengungkapkan jumlah kerugian dalam perang yang sudah berlangsung selama 22 bulan tersebut.
Editor : Anton Suhartono
Follow Berita iNews di Google News

Kirimkan pertanyaanmu seputar hukum, Kami siap menjawab dan membantu permasalahanmu.
kirim
Bagikan Artikel:
VIDEO RECOMMENDATION
Serangan Israel Terus Menghantam Gaza, 3 Tewas
KOMENTAR
Artikel Terkait
Rudal Rusia Sempat Lintasi Polandia Sebelum Hantam Ukraina
Jepang Bakal Kirim Rudal Patriot ke Ukraina, Rusia Beri Peringatan Keras
Rusia Ancam Korsel: Jangan Kaget dengan Pembalasan Kami!
KPU Rusia Klaim Pilpres 2024 Bakal Berlangsung Kompetitif, 30 Orang Ingin Nyapres
Rusia Klaim Menang dalam Perlombaan Senjata meski Dikeroyok AS dan Negara Barat
Kumpulan berita berdasarkan lokasimu

Syekh Mohammed Ditunjuk Jadi Perdana Menteri Kuwait yang Baru
Kamis, 04 Januari 2024 – 20:10:00 WIB | Internasional
Seorang Perempuan Tikam Penumpang KRL di Jepang, Incar Korban Laki-Laki
Kamis, 04 Januari 2024 – 18:59:00 WIB | Internasional
Tentara Rusia di Ukraina Kini Dipersenjatai Tank Baru Canggih, Diklaim Tahan Serangan Drone dan Rudal
Kamis, 04 Januari 2024 – 18:41:00 WIB | Internasional
Informasi Terkini, terpopuler serta pilihan dari berbagai sumber terpercaya di https://bit.ly/3GMnTDt dan https://bit.ly/3aagi7A
from Media Informasi – Kopiminfo https://ift.tt/EOan2hy
via IFTTT











